Senin, 17 Februari 2014

TREATMENT CUPANG HALFMOON


Cupang-Betta Halfmoon termasuk salah satu jenis dari betta splendens yang difavoritkan. Disukai karena keelokan siripnya yang panjang dan makin indah ketika mekar membentuk setengah bulan (halfmoon). Bentuk setengah bulan pada tipe betta ini merupakan hasil pengembangan domestik (selective breeding). Sehingga kemampuannya untuk survive di habitat alami seperti keluarga betta splendens lainnya pun lebih buruk, terutama jika dibanding keluarga cupang berekor pendek. Hal ini berarti bahwa cupang halfmoon memerlukan perlakuan khusus, misalnya: ukuran akuarium yang lebih luas dibanding dengan cupang plakat-berekor pendek. Oleh sebab itu pada posting kali ini, kami coba suguhkan Tips Perawatan Cupang-Betta Halfmoon . Dinyatakan dalam situs Bettysplendens.com bahwa 90% masalah kerusakan pada sirip ikan –betta splendens— disebabkan oleh kualitas air yang buruk. Khusus untuk halfmoon betta splendens, hal ini juga terkait luas ruang akuarium soliter, dan intensitas penggantian air. Dikatakan dalam situs yang sama, –salah satu faktor kunci– perawatan terbaik untuk halfmoon betta sangat tergantung pada seberapa sering kita mengganti total air dalam akuarium soliter. Penggantian total air akuarium soliter yang berisi cupang halfmoon idealnya dilakukan setiap hari.

the best way to maintain a Halfmoons Betta is to do what most of us don’t have the time to do – change 100% of the water daily!

Memang hal ini nampak sepele, namun tidak mudah bagi kita yang memiliki kesibukan lain yang juga menyita waktu. Mengapa harus seluruh air diganti? tidak cukupkah hanya mengganti 50% nya saja, dan lakukan penyiponan lebih rutin? Masih dalam tulisan yang sama, dikatakan bahwa penggantian air sebagian menyebabkan bakteri/sumber penyakit akan tetap tertinggal pada akuarium. Penggantian air sebagian tersebut memang akan mengurangi tingkat stres pada ikan tapi tidak pada keberadaan bakteri merugikan tersebut.

Sabtu, 15 Februari 2014

PAKAN CUPANG HIAS


Bagi para pecinta ikan cupang, memiliki ikan yang berpenampilan prima adalah sesuatu kepuasa yang tidak bisa digantikan dengan materi, maka tidak heran apabila para hobiis ikan cupang sangat mengutamakan ikan kesayangannya dari segi pakan.

ikan cupang, makanan ikan cupang, Pakan Alami ikan cupang, Pakan Alami ikan hias, ikan hias, pakan ikan

Ikan cupang yang memiliki tubuh prima tidak lepas dari asupan gizi seimbang yang deberikan melalui makanan yang diberikannya.

Bagi para hobiis ikan cupang hias pemberian pakan alami adalah sesuatu hal yang mesti dilakukan. Bagi Anda hobiis ikan cupang yang belum mengetahui apa saja pakan alami ikan cupang di bawah ini ada penjelasan khasiat pakan alami untuk ikan cupang.

Cuk atau jentik nyamuk pada daerah beriklim tropis seperti Indonesia, berkembang dengan  subur. Tentu saja  hal ini memberikan keuntungan tersendiri bagi hobiis dan peternak cupang hias sebab jentik nyamuk merupakan makanan utama ikan ini. Jentuk nyamuk banyak disinyalir  mampu membangkitkan tenaga dan mencemerlangkan warna cupang hias. Pemberian yang tertur sesuai dengan kebutuhan cupang hias membuat tubuh ikan tampil lebih adetis dan proporsional.

Untuk menjamin higienitasnya, sebelum diberikan jentik nyamuk tersebut harus dibersihkan dengan menggunakkan antibiotic tetrametril para amino trifenil misalnya Gold  100 atau blitzicth. Dosis yang digunakkan sebanyak satu tetes untuk 6-8 liter air bersih. 

Usaha ini akan membuat jentik nyamuk terbebas dan kotoran, terutama belatung kecil yang sering bercampur dengannya. Belatung kecil berwarna hiram abu-abu ini mempunyai cangkang yang keras sehingga bila termakan oleh cupang hias akan sulit dicerna. Akibatnya perut ikan cupang ikan akan menjadi busung, sulit mengempis dan akhirnya mati.

Kutu air, sebenarnya yang selama ini dikenal sebagai kutu air bukanlah kutu, tetapi udang renik Ciadocera. Di antara sekian banyak udang renik tersebut yang sering dijumpai di kolam atau perairan tergenang adalah Moina dan Daphnia sp. Moina berukuran antara 0,8-1,5 mm, berwarna putih kehijauan sedikit kemerahan, dan banyak dijumpai saat musim penghujan. 

Daphnia sp.berukuran sedikit lebih besar yaitu 0,9-3,0 mm, berwarna merah, dan banyak dijumpai saat musim kemarau. Kutu air sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan sirip-sirip cupang hias, yaitu mampu membuatnya tumbuh lebar dan panjang. Namun, harus diingat, jangan memberikan kutu air hitam atau cyccllops para burayak cupang hias sebeb dapat mengakibatkan kematian.

Sebelum diberikan, kutu air yang diambil dan air kotor harus disaring terlebih dahulu agar higienitasnya terjamin. Setelah di saring pun sebaiknya kutu air tersebut tidak langsung diberikan, tetapi dibiarkan terlebih dulu untuk beberapa lama dalam baskom berisi air bersih. 

Letakkan pula daun pisang kering diatas permukaan air tersebut, artinya tak layak pakai dan sebaiknya dibuang bersamaan dengan penggantian daun pisang kering tersebut. Penggantian daun kering dapat dilakukan setiap tiga jam sekali sehingga kutu air yang dibenihkan senantiasa terjamin kebersihan dan kualitasnya.

Cacing sutera atau Tubex sp, atau sering juga disebut cacing rambut ini merupakan pakan yang sangat akrab dengan kehidupan ikan hias, demikian pula cupang hias.cacing ini hidup di dasar perairan yang banyak mengandung bahan organik,misalnya di sungai atau comberan. Sepintas lalu, sosok cacing ini mirip benang kusut berwarna merah. 

Ujung tubuhnya yang bebas melambai-lambai, meliuk-liuk seperti gerakan penari jaipong. Sebagai pakan yang diberikan  kepada cupang hias, cacing sutera terkenal mampu memacu pertumbuhan burayak cupang hias. Namun, untuk cupang hias yang siap bertelur, cacing sutera sebaiknya tidak diberikan sebab kandungan lemaknya menyumbat saluran telur sehingga menghambat proses kematangan kelamin cupang hias, khususnya si betina yang tak mampu mengeluarkan telur.

Sebelun digunakkan sebaiknya cacing sutera tersebut dibersihkan terlebih dahulu agar bibit-bibit penyakit yang mungkin terbawa bersamanya tidak ikut termakan oleh cupang hias. Caranya dengan menyaringnya berkali-kali dengan serok sehingga semua kotoran dapat terlepas dan gumpalan cacing. Setelah itu, tempatkanlah gumpalan-gumpalan cacing ini dalam baskom berisi air bersih. Jangan lupa untuk menutupnya serapat mungkin selama kurang lebih tiga jam sebelum diberikan kepada cupang hias.

Infusoria, Pakan alami ini merupakan jasad renik yang sangat  kecil, berukuran 0,04-0,10 mm, sehingga tidak dapat terlihat oleh mata telanjang. Karena itu sangat cocok diberikan kepada burajak yang baru menetas ketika cadangan makanan yang berasal dari kuning telurnya habis.

Warnanya putih, karenanya sering juga disebut kutu air putih. I lab litany di genangan air yang memiliki pH rendah, hidup bergerombol, dan banyak dijumpai pada musim kemarau. Infusoria mampu tumbuh dan berkembang biak dengan cepat di lingkungan yang sedang tercemar dan mengalami proses pembongkaran sisa bahan organic. Makanan mereka berupa bakteri, ganggang renik, ragi, detritu yang halus, dan protozoa yang lebih kecil.

  

PERAWATAN DASAR IKAN CUPANG

Merawat Ikan Cupang Hias tidaklah rumit,yang di perlukan hanyalah ketekunan dan ketelitian bagi pemilihara ikan cupang hias setiap harinya.Contohnya pemberian pakan secara teratur dan,pergantian air,dan tidah lepas dari pelatihan mental ikan cupang,sudah tak heran lagi bagi para peternak ikan cupang biasanya menghabiskan waktunya dengan mengontrol kondisi ikan cupang hias merka.


  • Pemberian Pakan

Cupang hias bisa beri pakan alami seperti jentiknyamuk,cacing sutra,kutu air,dan infusoria.pemberian pakannya cukup 2x sehari pada pukul 08.00 dan 1600 dengan pemberian secara teratur dan secukupnya.jika terlalu banyak pakan tidaklah bagus untuk sang ikan karena dapat mempengaruhi kebersihan air,karena pakan dapat membusuk di dasar air.
Jentik nyamuk dapat menjadi pakanan pokok terutama untuk cupang yang baru berumur 1,5 bulan,jentik nyamuk yang di ambil dari selokan atau air yang tergenang seharusnya di bersihkan terlebih dahulu agar bibit penyakit yang menempel di jentiknyamuk tidak ikut termakan oleh cupang hias,cacing sutra pun begitu harus di bersihkan terdahulu.
 


  • Pergantian Air

Pergantian air sangatlah penting agar cupang tetap sehat,ganti air 50% sebaiknya dilakukan setiap hari karena semakin sering air diganti semakin pesat pula pertumbuhan ikan cupang. maksimal 3hari sekali tapi setiap 1minggu sekali air harus diganti total.tidak lupa dengan wadahnya dicuci bersih dan dijemur agar kuman pada wadah mati jangan sampai terlambat mengganti air dikarenakan dapat menyebabkan penyakit,sisa pakan dankotoran cupang yang mengendap dapat juag menjadi penyebab datangnya penyakit seperti ''White spot,velvet,dan berak putih''.
penyakit ''white spot'' ditandai bercak-bercak putih disekujur tubuh ikan cupang penyebabnya adalah bakteri.bila sudah terlanjur terkena penyakit ini dapat di obati dengan diganti air dengan ditetesi obat anti bakteri 4 liter air=4 tetes obat anti bakteri.tapi ada cara sederhana dengan cara memasukan iakan kedalam air yang sudah dibubuhi garam dapur dosisnya 2-3 sendok teh setiap 1liter air setelah ikan di masukan ke dalam larutan garam langsung di angkat saja gan ikanya karena tidak perlu berlama-lama berendam di air larutan garam.
penyakit velvet dapat menyebabkan sirip ikan cupang hias menguncup dikarenakan ''parasit saproglenia'' mengobatinya sama tinggal memberi obat anti bakteri 4liter air=2 tetes obat anti bakteri kemudian masukan ikan kedalam air yang sudah bubuhi garam dapur selama 10menit jika sudah direndam selama 10menit pindahkan ikan ke wadah yang lain.
penyakit berak putih dikarenakan cacing ascaris sp,tapi tidak menyebabkan kematian melainkan dapat menyebabkan pertumbuhan dan warna ikan terhambat,cara pengobatannya cukup di beri obat cacing worm x 5liter air=1tetes di lakukan selama 1minggu sampai ikan benar-benar pulih.

  • Melatih Mental
Tak jarang ikan cupang beraniannya turun begitu melihat ikan cupang lainnya yang mana ukuranya lebih besar,biasanya 1jam sesudah di beri pakan ikan cupang dilatih mentalnya sambil di jemur pada jam 07.00 atau jam 08.00 penjemuran hanya 1,5 jam saja.karena sinar matahari pagi lebih baik karena tidah terlalu panas jika ikan cupang sukan di jemur pada jam 12.00/ penjemuran terlalu panas dapat menyebabkan ikan cupang menjadi loyo tidak bertenaga.